Sukses Menurut Kitab Amsal

4.

Bertekun

Ketekunan sangat dibutuhkan untuk meraih kesuksesan. Di dalam Amsal 13:11 dikatakan: “Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.”

Dalam ayat ini disebutkan istilah ‘sedikit demi sedikit’. Artinya ada proses waktu yang harus dilalui, yang tentu saja membutuhkan kerja keras dan kesabaran. Mungkin kita sudah sering mendengar kata-kata Thomas Alva Edison, “Kesuksesan adalah 1% bakat dan 99% ketekunan.” Biasanya ketekunan berhubungan dengan sikap dan waktu. Jika seseorang bekerja dengan rajin, tapi tidak sabar dalam menunggu keberhasilan, atau ketika menghadapi suatu masalah ia berhenti, maka ia tidak akan berhasil. Kerajinan dalam waktu yang singkat, tanpa berkesinambungan, akan membuat kita gagal mencapai keberhasilan. Kerajinan adalah sesuatu yang dibutuhkan, tapi ketekunan juga adalah sesuatu yang perlu untuk mencapai keberhasilan. Tidak ada kesuksesan tanpa ketekunan.

5.

Mempergunakan Cara-Cara yang Benar

Ada banyak cara untuk meraih kesuksesan, termasuk cara-cara yang tidak benar dan dibendi Tuhan. Tidak sedikit orang yang menghalalkan segala cara untuk mencapai kesuksesan. Namun bagi kita orang percaya, meraih kesuksesan haruslah dengan cara-cara yang benar, yang sesuai dengan firman Tuhan. Di dalam Amsal 28:19 disebutkan: “Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan.”

‘Barang yang sia-sia’ dalam ayat di atas adalah kesuksesan yang diraih dengan cara-cara yang tidak benar. Di dalam Kitab Amsal disebutkan beberapa cara yang tidak benar dalam mencari keuntungan atau kesuksesan, antara lain: dengan tipuan (Amsal 20:17), lidah dusta (Amsal 21:6), dan menindas orang lemah (Amsal 22:16). Kita hanya akan mendapatkan ‘kemiskinan’ jika kita memakai cara-cara yang tidak benar dalam meraih sukses. Bagi kita orang percaya, kesuksesan yang sejati hanya bisa diraih dengan cara-cara yang alkitabiah.

6.

Tidak Hidup Boros

Orang yang hidup boros akan gagal dan berkekurangan. Amsal 21:17 berkata: “Orang yang suka bersenang-senang akan kekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya.”

Ini berbicara tentang pola hidup berhemat dan mengelola keuangan secara benar. Ada banyak kisah tentang orang-orang yang sudah mulai berhasil, bahkan dapat banyak harta warisan dari orang tua, tapi akhirnya jatuh miskin karena tidak bisa mengelola keuangannya dengan benar. Di Alkitab tentu kita masih ingat perumpamaan Tuhan Yesus tentang anak yang hilang, yang memboroskan harta kekayaan yang dia dapatkan sebagai warisan dari orang tuanya. Jadi ketika kita sudah mulai sukses, kita harus mengelola harta kita secara benar. Terlebih jika kita belum sukses, kita harus pintar-pintar mengelola harta kita, seberapa kecil pun itu. Jika tidak, maka kesuksesan tidak akan pernah kita capai.

Tagged with: , , , , , , , , , , , ,
Posted in Pelajaran Khusus, Resources

Firman Tuhan Hari Ini

[19] Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. [20] Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin. (Filipi 4:19-20 TB)

Word Of The Day

[19] And my God will meet all your needs according to his glorious riches in Christ Jesus. [20] To our God and Father be glory for ever and ever. Amen. (Philippians 4:19-20 NIV)