Janji Tuhan Bagi Seorang Bapak

JANJI TENTANG PENGABULAN DOA

Jika kita baca di Alkitab, maka ada banyak janji Tuhan tentang pengabulan doa orang percaya. Tetapi ada juga bagian firman Tuhan yang secara khusus berbicara tentang doa seorang bapak. Sebagaimana umumnya doa-doa orang percaya akan terkabul bilamana syarat-syaratnya terpenuhi, demikian juga dengan doa seorang bapak. Di sini akan kita lihat dua bagian firman Tuhan yang berkenaan dengan doa seorang bapak.

1.

Mengasihi Dan Menghormati Isteri

Dalam budaya Yahudi, wanita dipandang rendah. Mereka tidak memiliki hak-hak hukum, mereka sepenuhnya milik suaminya. Dengan mudah para suami bisa menceraikan isterinya, sedangkan isteri hampir mustahil untuk menceraikan suaminya. Itulah salah satu contoh/bukti betapa kaum wanita dipandang rendah dalam budaya Yahudi.

Budaya yang kurang menghormati wanita seperti di atas tentu bisa juga mempengaruhi para pria Kristen pada zaman PB. Terlebih sebelum menjadi Kristen, mereka juga terhisab dalam budaya tersebut. Para pria Kristen bisa terpengaruh untuk memandang rendah isterinya, yang berakibat bahwa ia tidak atau kurang menghormati isterinya tersebut. Karena itulah dalam 1 Petrus 3:7, Rasul Petrus mengajarkan bahwa para suami Kristen harus hidup bijaksana dengan isterinya serta menghormati mereka,

“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”

Selain ayat di atas, di Alkitab ada banyak perintah bagi seorang suami untuk mengasihi atau menghormati isterinya. Salah satu ayat yang sudah terkenal adalah Efesus 5:25, yang sejajar dengan Kolose 3:19. Berdasarkan ayat-ayat ini semua, jelas bahwa Tuhan menghendaki agar setiap pria Kristen menghormati dan mengasihi isteri mereka. Oleh sebab itu, sudah sepatutnyalah seorang suami menghormati atau mengasihi isterinya, sebagaimana diperintahkan oleh Tuhan.

Namun demikian, perintah bagi pria Kristen agar menghormati isterinya sebenarnya bukanlah hanya berdasarkan alasan tersebut. Ada satu lagi alasan yang diberikan oleh Rasul Petrus mengapa seorang pria Kristen harus menghormati isterinya, yakni agar doanya tidak terhalang, “… supaya doamu jangan terhalang.” Dengan kata lain, agar doa para suami atau kaum bapak dikabulkan. Inilah salah satu ayat firman Tuhan yang berbicara secara eksplisit tentang janji Tuhan bagi pengabulan doa seorang bapak atau seorang suami.

Tentu setiap orang percaya ingin agar doanya dikabulkan oleh Tuhan. Tidak ada seorang pun yang mau doanya tidak terkabul, tak terkecuali seorang bapak atau suami. Dan sebagaimana telah disebutkan dalam ayat di atas, tidak mengasihi dan menghormati isteri sebagai kaum yang lemah, adalah penghalang bagi terkabulnya doa seorang bapak atau suami. Oleh karena itu, jika seorang bapak ingin doanya dikabulkan oleh Tuhan, maka ia wajib mengasihi dan menghormati isterinya.

2.

Tangan Dan Hati Yang Bersih

Ada satu lagi bagian firman Tuhan yang berbicara secara khusus tentang doa laki-laki, yakni 1 Timotius 2:8,

“Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.”

Dalam banyak agama dan kepercayaan, sangat ditekankan pentingnya kebersihan tubuh/kebersihan jasmani ketika mereka menghadap Tuhan dalam doa mereka. Namun dalam kekristenan kita dituntut untuk membersihkan hati kita di hadapan-Nya. Kebersihan fisik/tubuh tidaklah berarti di hadapan Tuhan jika kita tidak mempunyai hati yang bersih. Sebab kekristenan berbicara tentang hal-hal batiniah atau hati, bukan hal-hal lahiriah, seperti penampilan fisik dan kebersihan tubuh jasmani. Kita bisa berdoa dengan fisik dalam keadaan apa pun, tetapi kita tidak boleh berdoa dengan hati yang kotor dan berdosa, sebab kita menghadap Tuhan yang maha kudus. Itulah sebabnya firman Tuhan di atas mengajarkan kita untuk berdoa dengan tangan yang suci, tanpa marah dan perselisihan.

Harus diakui, ayat di atas memang tidak secara spesifik memberikan janji tentang pengabulan doa. Ini hanyalah sebuah perintah. Namun demikian, perintah untuk berdoa dengan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan, pasti punya tujuan tersendiri, yakni agar doa seorang bapak terkabulkan. Jadi boleh dikatakan bahwa perintah ini juga mengandung sebuah janji akan pengabulan doa. Walaupun tidak dijelaskan secara eksplisit maksud berdoa dengan cara seperti ini (dengan tangan yang suci, tanpa marah dan perselisihan), namun Tuhan jelas ingin melihat agar doa kaum pria dikabulkan. Jadi ayat ini pasti ada hubungannya dengan pengabulan doa. Maksud ayat ini sejajar dengan Matius 5:23-24 dan Markus 11:25, yang diajarkan sendiri oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Semua ayat ini mengajarkan kita untuk membereskan hubungan terlebih dahulu dengan orang lain, sebelum kita menaikkan doa-doa kita. Di dalam Markus 11:25 disebutkan,

“Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Sebagaimana di dalam 1 Timotius 2:8 di atas, ayat ini juga tidak menyebutkan secara eksplisit alasan pentingnya berdoa dengan terlebih dulu mengampuni orang lain. Namun pastilah ada alasannya, yakni agar doa-doa kita berkenan kepada Tuhan. Dengan kata lain, agar doa-doa kita dikabulkan-Nya. Dalam Mazmur 66:18 secara jelas disebutkan bahwa doa dengan niat jahat (tidak punya hubungan yang baik dengan orang lain, marah, benci dan tidak mengampuni orang lain) tidak akan dikabulkan oleh Tuhan.

Oleh karena itu, sebagai seorang pria/bapak mari berdoa dengan tangan yang suci, tanpa marah dan perselisihan, sehingga kita layak menghadap Tuhan. Jika kita telah layak menghadap Tuhan, maka doa kita pun akan berkenan kepada Tuhan. Dan jika doa kita berkenan kepada Tuhan, maka Ia pun akan mengabulkan doa kita tersebut. Inilah perintah dan janji Tuhan bagi seorang bapak.

Sumber: Buku Renungan Manna Sorgawi – Edisi Juni 2013, No. 183 Tahun XVI

Posted in Pelajaran Khusus, Resources

Firman Tuhan Hari Ini

[19] Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. [20] Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin. (Filipi 4:19-20 TB)

Word Of The Day

[19] And my God will meet all your needs according to his glorious riches in Christ Jesus. [20] To our God and Father be glory for ever and ever. Amen. (Philippians 4:19-20 NIV)