Janji Tuhan Bagi Seorang Bapak

JANJI TENTANG KEBAHAGIAAN AKIBAT MENDIDIK ANAK

Janji Tuhan yang kedua bagi seorang bapak adalah kebahagiaan yang akan ia dapat dari mendidik anak-anak. Alkitab mengajarkan seorang bapak harus mendidik anak-anak mereka secara benar, seturut kebenaran firman-Nya, sehingga anak-anak tersebut memberikan kebahagiaan kepada mereka.

1.

Perintah Untuk Mendidik Anak

Alkitab berulang kali mengajarkan orang tua, khususnya seorang bapak sebagai kepala keluarga, untuk mendidik anak-anaknya seturut firman Tuhan. Satu bagian firman Tuhan yang sudah terkenal tentang pentingnya pendidikan anak-anak, terdapat dalam Ulangan 6:4-7,

“Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkan mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”

Jika kita perhatikan ayat-ayat di atas, pendidikan anak-anak pertama-tama berkenaan dengan firman Tuhan atau masalah rohani, bukan masalah lainnya, seperti pengetahuan umum, masalah pergaulan, dan lain sebagainya. Jadi sebelum mengajarkan hal-hal lainnya kepada anak-anak, yang pertama kita ajarkan kepada mereka adalah firman Tuhan. Dan orang yang paling berperan dalam pendidikan anak-anak adalah seorang bapak, di mana dia bertindak sebagai kepala keluarga atau imam. Seorang bapak haruslah bertanggung jawab atas kerohanian anak-anaknya. Oleh karena itu, dia harus senantiasa mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anaknya, dalam berbagai cara dan dalam berbagai kesempatan.

Pentingnya seorang bapak mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anaknya bukan hanya terdapat di PL, tetapi juga di PB. Misalnya, di dalam Efesus 6:4 diajarkan bahwa para bapak harus mendidik anak-anak mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

Dengan mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak, maka mereka pun akan lebih mengenal Tuhan, dan kelak tidak menyimpang dari jalan-jalan-Nya. Dalam Amsal 22:6 dikatakan bahwa jika orang tua mendidik anaknya secara benar, seturut firman Tuhan, maka setelah besar anak itu tidak akan menyimpang dari jalan tersebut. Dengan demikian anak-anak tersebut akan mengalami kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup mereka.

Masa depan anak-anak sangat bergantung pada bagaimana cara seorang bapak mendidiknya di masa mudanya. Dengan kata lain, keberhasilan dan kegagalan seorang anak, sangat dipengaruhi oleh orang tuanya, terutama bapaknya. Itulah sebabnya seorang bapak harus senantiasa mengajarkan kebenaran firman Tuhan kepada anak-anaknya.

2.

Kebahagiaan Akibat Mendidik Anak

Selain demi kepentingan anak-anak itu sendiri, ada alasan lain mengapa anak-anak perlu dididik secara benar oleh orang tua, yakni demi kepentingan orang tua itu sendiri. Jika seorang bapak mendidik anaknya secara benar seturut firman Tuhan, maka ia sendiri akan beroleh kebahagiaan dalam hidupnya. Hal ini secara jelas diajarkan oleh Raja Salomo di dalam Amsal 29:17,

“Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.”

Hal senada disebutkan di dalam Amsal 23:24, bahwa bapak seorang yang benar akan bersorak-sorak. Anak yang dididik secara benar, jika suatu saat kelak ia menjadi orang yang saleh, akan memberikan kedamaian dan sukacita bagi bapaknya. Itulah yang membuat seorang bapak akan beroleh kebahagiaan dan ketenteraman hidup. Sebaliknya, anak-anak yang nakal dan jahat, yang tidak dididik secara benar oleh bapaknya, akan membawa kesedihan dan kedukaan bagi bapaknya bagi bapaknya tersebut. Jelas Tuhan ingin agar setiap bapak mengalami kebahagiaan hidup, terutama yang berkaitan dengan anak-anak mereka. Itulah sebabnya dapat ayat di atas Tuhan memerintahkan agar setiap bapak mendidik anaknya secara benar, sehingga mereka bisa mengalami kebahagiaan dalam hidup mereka. Dan seperti yang telah disebutkan di atas, mendidik anak yang dimaksud di sini terutama adalah mendidiknya secara rohani, sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Memang janji Tuhan ini berbeda dengan dua janji lainnya kepada seorang bapak (janji tentang berkat materi dan berkat rumah tangga yang telah dibahas, serta janji tentang pengabulan doa yang akan dibahas dibawah). Janji Tuhan ini tidak secara khusus didapat sebagai ganjaran dari Tuhan, tetapi sebagai akibat langsung dari perbuatannya dalam mendidik anaknya secara. Namun bagaimanapun juga, karena mendidik anak di sini adalah perintah Tuhan (melalui Salomo), maka boleh dikatakan bahwa kebahagiaan yang didapat seorang bapak dari mendidik anak adalah ganjaran/penggenapan janji Tuhan.

Posted in Pelajaran Khusus, Resources

Firman Tuhan Hari Ini

[19] Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. [20] Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin. (Filipi 4:19-20 TB)

Word Of The Day

[19] And my God will meet all your needs according to his glorious riches in Christ Jesus. [20] To our God and Father be glory for ever and ever. Amen. (Philippians 4:19-20 NIV)