Anak, Remaja, dan Multimedia

DAMPAK MULTIMEDIA BAGI ANAK-ANAK DAN REMAJA

Teen CellphoneMultimedia seakan-akan sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern ini. Dengan demikian multimedia sudah pasti berdampak bagi para penggunanya, termasuk bagi anak-anak dan remaja.

1.

Dampak Positif

Setiap kemajuan tentu ada dampak positifnya, termasuk kemajuan bidang multimedia.

a.

Anak-anak dan remaja bisa mendapatkan berbagai informasi yang mereka butuhkan, terutama berkaitan dengan pelajaran mereka. Biasanya multimedia yang berkaitan dengan berbagai informasi adalah yang dilengkapi dengan internet. Dengan banyak data yang bisa didapatkan, tentu informasi yang mereka dapatkan semakin akurat. Dan, ini juga lebih efisien dibandingkan jika mereka harus observasi lapangan.

b.

Anak-anak dan remaja bisa menjalin komunikasi jarak jauh dengan teman-temannya. Dalam hal waktu dan tenaga, bahkan mungkin biaya, ini akan lebih efisien.

c.

Anak-anak dan remaja menjadi tidak bosan dalam belajar karena tidak hanya melihat dan membaca buku-buku pelajaran saja.

d.

Anak-anak dan remaja juga termotivasi untuk mengembangkan diri mereka melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu dengan yang lainnya.

e.

Multimedia menambah pengetahuan dan wawasan, bahkan banyak hal dari luar negeri pun bisa diketahui dengan mudah. Bandingkan jika tidak ada multimedia, maka hanya dunia sekitar saja yang bisa diketahui anak-anak dan remaja.

f.

Di samping komunikasi, multimedia juga bisa membuat anak-anak dan remaja menjadi lebih bersahabat dan perhatian kepada temannya di dunia maya. Mereka akan memberi perhatian saat ada teman yang berulang tahun. Dengan memberi komentar pada status temannya, mereka juga bisa menjaga persahabatan itu. Di sini keterampilan teknis dan sosial mereka di dunia maya dikembangkan, karena mau tidak mau mereka harus tahu bagaimana caranya bersosialisasi dengan banyak orang sebayanya di dunia maya.

g.

Tentu saja jaringan pertemanan mereka juga akan lebih luas, karena mereka akan mudah mencari dan menemukan teman baru, sekalipun sebagian besar dari teman-teman mereka belum pernah bertatap muka atau bertemu secara fisik dengan mereka.

2.

Dampak Negatif

Sebagaimana kemajuan dalam hal yang lain, kemajuan multimedia pun bisa berdampak negative bagi anak-anak dan remaja.

a.

Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa multimedia, khususnya internet identik dengan pornografi memang tidak sepenuhnya benar. Namun, dengan kemampuannya sebagai penyampai informasi yang canggih, maka pornografi bisa bertumbuh merajalela. Anak-anak dan remaja akan dengan sangat mudah mengakses situs-situs porno. Ini akan membuat mereka “matang sebelum waktunya”. Tentu saja ini akan merusak kepribadian mereka, terutama merusak pikiran mereka. Lebih berbahaya lagi, jika tidak terkendali maka mereka akan melakukan hal-hal yang tidak senonoh.

b.

Multimedia membuat anak-anak dan remaja malas belajar komunikasi di dunia nyata. Jika mereka terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk-beluk berkomunikasi di dunia nyata menjadi berkurang, seperti halnya masalah bahasa tubuh dan nada suara. Di samping itu, mereka juga akan kesulitan membedakan antara komunikasi di dunia maya dengan komunikasi di dunia nyata. Ini akan berbahaya jika mereka kemudian bertemu secara fisik dengan orang lain, karena mereka akan cenderung banyak salah di dalam perkataan, yang bisa mengakibatkan hubungan menjadi rusak.

c.

Multimedia bisa membuat anak-anak dan remaja menjadi terisolir. Karena keasyikan dengan multimedia, maka mereka menjadi kurang peduli dengan lingkungannya. Mereka tidak mau tahu dengan apa yang terjadi di dunia sekitarnya. Bagi mereka yang penting, “Aku tidak mengganggu orang lain.”

d.

Kehidupan sosial di dunia nyata menjadi tidak seimbang. Ini disebabkan karena anak-anak dan remaja yang banyak menggunakan multimedia akan kehilangan waktu untuk bermain bersama dengan teman-teman sebayanya.

e.

Anak-anak dan remaja juga bisa menjadi malas membaca buku dan menulis karena apa yang mereka ingin pelajari banyak tersedia di multimedia. Ini bisa berdampak pada menurunnya prestasi karena tugas-tugas dari guru yang menuntut membaca dan menulis tidak akan maksimal dikerjakan.

f.

Selain pornografi, informasi-informasi buruk lainnya juga akan mudah diakses dan ini akan membuat anak-anak dan remaja semakin tidak sehat pertumbuhannya.

g.

Meningkatnya penipuan dan tindak kejahatan di kalangan anak-anak dan remaja. Jati diri di dunia maya, seperti di jejaring sosial facebook sering kali disamarkan. Ini memupuk hasrat anak-anak dan remaja untuk menipu. Sudah tidak asing lagi bahwa kejahatan, seperti pemerkosaan, sering kali dimulai dari dunia maya. Dan, yang menyedihkan adalah para pelakunya juga masih terbilang remaja.

h.

Membuat anak-anak dan remaja kecanduan. Terutama ini berhubungan dengan game elektronik atau menyangkut pornografi. Perhatikan bagaimana seorang anak duduk berjam-jam di depan computer untuk bermain game, sampai lupa makan, bahkan lupa belajar dan lupa aktivitas lainnya sebagai seorang pelajar. Perhatikan juga bagaimana seorang anak atau remaja mencuri kesempatan ke warnet untuk membuka situs porno.

i.

Yang paling parah adalah hilangnya kerinduan untuk menjalankan aktivitas keagamaan. Kemudahan yang didapat dengan menggunakan multimedia bisa membuat seorang anak dan remaja tidak ingin berdoa dan membaca Firman Tuhan. Keasyikan menggunakan multimedia, membuat mereka enggan untuk menghadiri persekutuan-persekutuan.

Tagged with: , , , , , , , , , , , , ,
Posted in Pelajaran Khusus, Resources

Firman Tuhan Hari Ini

[19] Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. [20] Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin. (Filipi 4:19-20 TB)

Word Of The Day

[19] And my God will meet all your needs according to his glorious riches in Christ Jesus. [20] To our God and Father be glory for ever and ever. Amen. (Philippians 4:19-20 NIV)